6 Tips Cara Membuat Foto Produk Toko Online

jilbab-anak-online

Foto Produk Toko Online dan Tips-tipsnya

Sering banget kan lihat foto produk yang asal-asalan? Kira-kira kamu mau gak belanja disana? Pede gak melakukan transaksi di situ? Kok foto produknya jelek banget, ini toko online terpercaya apa tipu-tipu ya?

Semisal produk fashion: foto produk asal-asalan dengan model patung/ manekin plus background tanpa edit dengan foto produk yang diperankan oleh model dengan background putih? Lebih kelihatan PRO yang mana?

Ya, jualan online adalah tentang membuat foto dan kemasan yang baik. Tetapi jangan kesampingkan juga kualitas produk itu sendiri agar pembeli tidak kecewa. Toko online kaos distro rata-rata mempunyai foto yang baik.

Kalo mau contoh, kamu bisa lihat perbedaan foto produk di OLX dengan Lazada. Foto di OLX harus tampil apa adanya tanpa edit background. Katanya agar tidak dikira penipuan.

Tapi kalo kamu jadi merchant seperti di Lazada dan Elevenia, background foto produkmu harus putih. Jadi terlihat semakin elegan, enak dipandang dan professional, kan?

contoh foto produk toko online

 

Mari kita bahas cara sederhana menghasilkan foto produk untuk toko online/ marketplace agar terlihat lebih professional. Yuk simak tips-tips cara membuat foto produk:

1. Pagi hari adalah saat yang tepat

Ke studio foto professional mahal bukan? Padahal kita baru merintis usaha. Kalo begitu bagaimana jika buat fotonya di depan rumah saja? Tidak perlu jauh-jauh ke tukang foto. Tapi ingat, pencahayaan adalah “king”-nya. Jadi kamu harus tahu kapan waktu mengambil foto yang tepat.

Berdasarkan pengalaman dan referensi saat browsing, waktu paling tepat adalah pagi hari antara pukul 8-10 am dengan catatan cuaca sedang cerah, tidak mendung apalagi hujan.

2. Pakai smartphone sudah cukup

Kamu tidak punya DSLR? Pake smartphone tidak masalah! Usahakan gunakan ponsel pintar dengan spesifikasi kamera minimal 8MP. Pencahayaan oke plus dengan angle yang tepat pasti akan menghasilkan foto yang terlihat professional. Kamu bisa juga mengambil foto dari bebarapa angle, misal: sisi depan, samping dan belakang.

3. Pakai model untuk produk fashion

Jangan gunakan model patung. Walaupun kualitas produkmu bagus, tapi akan terlihat murahan di foto jika menggunakan model benda mati untuk produk fashion. Tidak perlu model professional, kamu bisa minta keluarga, saudara, teman atau tetanggamu untuk menjadi model toko onlinemu. Karena di online shop pembeli tidak bisa pegang barang, maka kualitas foto produk menjadi sangat penting dan menentukan. Untuk gaya model fashion, kamu bisa belajar dadakan dari referensi toko online fashion semacam Hijup, Hijabenka dan 8wood.

4. Gunakan background warna netral

Yup! Dengan background foto yang netral maka produkmu akan terlihat lebih menonjol. Dan tentunya tampilan toko online juga terlihat lebih rapi dan professional. Warna yang paling banyak dipilih adalah: PUTIH, WATER SMOKE, ABU-ABU.

5. Edit foto seperlunya, jangan berlebihan!

Kamu bisa gunakan Photoshop. Intinya disini adalah mengganti background foto produk dengan warna netral. Itu saja. Ingat, mengedit foto produk secara berlebihan justru bisa mengecewakan pelanggan karena tidak sesuai dengan kenyataan. Kalau kurang mahir Photoshop, bisa gunakan aplikasi online seperti Canva.com dalam membuat foto produk.

6. Gunakan watermark

Untuk menghindari aksi main ambil foto, gunakan watermark di foto produkmu agar tidak disalahgunakan. Terlebih jika kamu punya brand sendiri atau website sendiri, itu sangat penting. Watermark bisa nama brand, logo atau alamat website toko online. Penempatan foto lebih baik ditengah, agar tidak mudah diedit orang lain. Yang penting transparansi fotonya tidak menganggu.

Oke, sampai disini sudah tahu cara membuat foto produk di toko online-mu? Mudah sekali bukan? Toko terlihat makin professional, maka pembeli lebih confident melakukan transaksi. Jika toko online-mu sudah besar tidak masalah nantinya kamu menggunakan jasa foto professional.