Dasar-dasar Membuat Toko Online – Panduan Pemula

Dasar-dasar Membuat Toko Online 1

contoh screenshoot toko online JilbabAnak.com

Dasar-dasar Membuat Toko Online 

Hari ini eranya mobile, belanja pun tinggal klik dari smartphone dan bayarnya dari e-banking atau sms banking. Pertumbuhan belanja online ke depan diprediksi sangat cerah. Di Jakarta sudah mulai biasa belanja sayuran, popok, susu pun secara online.

Iya dong, orang tidak perlu keluar rumah, tidak perlu parkir, tidak panas-panasan dan harganya lebih transparan. Produk tinggal pilih di gallery, barang akan diantar tanpa harus keluar rumah. Semakin mudah kan?

Itu gambaran hari ini. Bagaimana 5 tahun atau 10 tahun lagi? Bisa dipastikan akan semakin massive. Oleh karena itu, bisnis online adalah bisnis yang sangat potensial dan prospeknya cerah.

Kalau mau serius punya toko online, punya visi jangka panjang dan terlihat lebih professional, paling tidak kamu harus punya website sendiri. Keuntungan memakai website sendiri, kamu bebas mengaturnya tanpa batasan dan terikat dengan orang lain. Kamu bisa pasang plugin-plugin yang kamu mau. Desain pun sesukamu.

Jualan lewat marketplace, BBM atau FB sah-sah saja, tapi orang lain melihat itu masih jualan pribadi dan belum serius. Jika terjadi kasus seperti Multiply yang dulu sering digunakan buat jualan online dan kemudian ditutup? Maka tokomu pun juga akan tutup. Itu bukan ide yang bagus. Marketplace, BBM dan FB tetap dipakai jualan tetapi sebagai pendukung website utama.

Yuk, mari mulai dari dasar-dasar membuat website toko online.

(Sebelum lanjut membaca, diasumsikan kamu sudah familiar menggunakan email, FB dan Android).

 

jilbab-anak-online

Dasar-dasar Membuat Website Toko Online:

  1. 1. Menentukan domain sendiri

Iya. Kamu harus tentukan domain. Penting.

Berikut tips-tips dalam memilih domain yang baik diantaranya:

  • a. Brandable/ keyword rich

Brandable contohnya: Nike, Adidas, Lazada, Zalora, dll. (nama brand tanpa arti tapi mengena)

Keyword rich contohnya: JilbabAnak.com, LukisanBatik.com, dll

Kelebihan domain brandable, baik digunakan untuk jangka panjang dan nantinya bisa ekspansi produk, tidak hanya 1 niche market saja. Kekurangannya: membutuhkan biaya marketing yang lebih besar untuk brand awareness.

Kelebihan domain keyword rich, orang akan langsung tahu yang kita jual dan lebih mudah dalam SEO. Kekurangannya: saat akan ekspansi ke produk lain (zoom in product).

  • b. Pendek, mudah diingat, kalau bisa maksimal 12 huruf lebih baik.
  • c. Hindari hypens (-), misalnya: toko-bagus.com, toko-pedia.com, dll.
  • d. Hindari penggunaan angka dalam menentukan domain.
  • e. Hindari penggunaan ekstensi domain selain com. Iya, harus dot com!
  1. 2. Memakai Self Hosting

Dengan memakai hosting sendiri, kamu bisa lebih leluasa. Bisa menentukan bandwith, RAM dan Disk Space sendiri sesuai budget. Kalau ingin terlihat professional, jangan sekali-kali numpang ke hosting gratisan. Pembelian domain dan hosting bisa kamu lakukan di JagoanHosting.com, idwebhost.com, dll.

Misalnya: tokoku.blogspot.com dan tokoku.wordpress.com, itu hanya akan menjadikan website kamu tampak murahan.

  1. 3. Memilih Engine dan Theme

Tahukah kamu ¼ website di dunia ini memakai WordPress? Dengan segala kemudahannya, maka disarankan toko online-mu juga menggunakan WordPress. Sangat mudah digunakan untuk pemula dan wordpress juga akrab dengan pencarian Google. Banyak website yang berada di ranking 1 pencarian di Google memakai engine WordPress.

NB:

  • a. Usahakan punya responsive website, yaitu bisa diakses di device apapun dan tetap terlihat baik dan tidak berantakan. Contoh: jilbabanak.com menggunakan desain responsive. Ini situs untuk mengecek apakah websitemu responsive atau tidak: http://responsivedesignchecker.com
  • b. Kebanyakan orang Indonesia masih belum familiar dengan system chart, maka untuk awalan, website toko online-mu tidak masalah tanpa chart. Tapi kalau kamu ingin desain dengan system chart di WordPress kamu bisa gunakan WooThemes dan memilih tema-temanya disana. Tema ada yang gratis dan berbayar.                             
Dasar-dasar Membuat Toko Online  2

Penggunaan social media di toko online

 

Sosial Media untuk Toko Online

  1. Facebook Fanspage

Hindari penggunakaan profil FB pribadi untuk jualan online karena akan terlihat kurang professional. Kamu bisa buat FB Fanspage yang sesuai dengan yang kamu jual. Usahakan username-nya sama dengan nama domain.

NB: Facebook memberikan akses memilih username setelah Fanspage punya 25 like. Triknya, buat Facebook profil dulu dan langsung buat username-nya, lalu migrasi profil pribadi Facebook yang baru dibuat tadi menjadi Facebook Fanspage dengan link ini: https://www.facebook.com/pages/create.php?migrate

  1. Instagram

Cara membuat akun instagram, kamu harus punya gadget Android atau Iphone. Kalau tidak punya, coba install Blue Stack di computer kamu. Beberapa hal terpenting dalam memakai IG adalah:

  • a. Usahakan username Instagram sesuai dengan nama domain & username di FB. Misalkan: website: JilbabAnak.com dan alamat IG-nya : www.instagram.com/jilbabanak 
  • b. Buat foto yang menarik dan terlihat professional. Kamu bisa contoh IG-nya tokopedia, 8wood, Zalora, HiJup, dll.
  • c. Riset hashtag yang tepat. Ini sangat penting. Misal jualan jilbab: #jilbab #hijab #kerudung #jilbabmurah dan seterusnya. Maksimal hashtag di Instagram adalah 30 hashtags.
Dasar-dasar Membuat Toko Online  3

penggunaan aplikasi chat di toko online

Aplikasi Chat

  1. WhatsApp

Kelebihan WA, calon pembeli bisa langsung menghubungi kamu tanpa harus approve, yang penting tahu nomor HP. Kekurangan WA tidak fitur recent update-nya seperti di LINE dan BBM.

  1. BBM

Kelebihan BBM, terdapat fitur recent update, jika ada foto baru kontakmu bisa tahu. Kekurangan BBM yaitu sering pending.

  1. LINE

Kelebihan LINE, terdapat fitur recent update, lagi digemari anak-anak muda sekarang, terdapat fitur LINE@ dan bisa membuat fitur username sendiri, misal akun LINE: jilbabanak

Kekurangan LINE, dibeberapa daerah masih sering pending seperti BBM.

 

Dasar-dasar Membuat Toko Online  4

Marketplace di Tokopedia & Bukalapak

 

Marketplace

Tokopedia & Bukalapak

Tokopedia dan Bukalapak hampir mirip dan rame orang jualan juga rame orang beli. Ini adalah marketplace yang sedang naik daun. Disarankan kamu juga punya akun jualan disini sebagai pendukung website utama.

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat buat akun di Tokopedia/ Bukalapak:

Usahakan nama dan username sama dengan nama domain website kamu. Misal: website www.jilbabanak.com dan akun di BL-nya www.bukalapak.com/jilbabanak

Buat foto yang semenarik mungkin. Foto asli punya kamu dan jangan ambil foto orang lain. Teknik membuat foto produk yang bagus bisa kamu baca disini.

Usahakan stok selalu tersedia sehingga saat ada pembeli kamu bisa langsung approve bukan malah menolaknya. Ini akan membuat testimoni kamu bagus di mata pembeli.

Marketing

  1. 1. Membuat konten yang menarik dan sesuai dengan target yang mendatangkan trafik dan berpotensi menghasilkan konversi.

Misalkan:

– jualan produk bayi, buat konten tentang ASI eksklusif.

– jualan kaos distro, buat konten tentang spesifikasi kaos distro atau macam2 bahan kaos.

– jualan batik painting, buat konten tentang cara mempercantik ruang tamu.

  1. 2. Social Media: Facebook dan Instagram.
  2. 3. Lewat media berbayar: Google Adwords dan Facebook Ads.

Kelebihan Google Adwords: jangkaun tepat. Kekurangannya: harga lebih mahal.

Kelebihan Facebook Ads: jangkauan lebih luas. Kekurangannya: kurang tertarget.