Bakti Nabi Ismail AS Kepada Ayahnya Nabi Ibrahim AS

Ketaatan kepada Allah SWT sangat jelas terlihat pada kisah Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim. Sang anak tersayang yaitu Ismail, tanpa ragu bersedia disembelih oleh ayahnya sendiri karena perintah dari Allah SWT. Walaupun iblis merayu mereka untuk tidak melaksanakan perintah itu, mereka tetap tidak tergoda.

Rahmat Allah pun terlihat ketika Ibrahim akan menyembelih putranya. Saat Ibrahim mengasah pisau yang akan digunakan untuk memotong leher dambaan hatinya, tiba-tiba terdengar suara memanggil :

“Wahai Ibrahim, sungguh engkau telah membenarkan (dan melaksanakan) mimpimu itu; dan sesungguhnya demikianlah Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar ujian yang nyata.”

(QS Ash Shaffat ayat 104-105)

Nabi Ibrahim pun menoleh ke arah datangnya suara. Ternyata dilihatnya seekor kambing dengan tanduk berwarna putih. Allah SWT telah mengirim kambing tersebut sebagai tebusan bagi Isma’il.

  • Pelajaran yang bisa kita dapatkan dari sepenggal kisah diatas adalah :
  • – Orang-orang yang beriman akan selalu mendapatkan pertolongan Allah SWT dan Dia akan menyelamatkan mereka.
  • – Hendaknya kita senantiasa meminta pertolongan dan bantuan hanya kepada Allah SWT.
  • – Allah SWT akan memberikan tambahan kebaikan kepada manusia apabila mereka mau menaati perintah-Nya dan melaksanakan apa yang diminta-Nya.

Sumber : Kisah Para Nabi, Dr. Hamid Ahmad Ath Thahir

Berbakti Kepada Orang Tua

Ketaatan anak terhadap orangtua dapat terbentuk jika diajarkan sejak kecil. Peran paling besar, tentu dipegang oleh orangtua itu sendiri. Bagaimana mereka diberi contoh serta diberikan pengertian tentang akidah dan ketakwaan.

Salah satu bentuk ketakwaan adalah dengan mengikuti perintah Allah, yaitu memakai jilbab. Seperti yang tertuang dalam firman-Nya, QS Al Ahzab ayat 59 yang artinya :

“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-istrimu,anak-anak perempuanmu dan istri-istri  orang mu’min: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka  lebih mudah untuk dikenal,karena  itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang”.

Sejak dini, orangtua harus mengajarkan putri-putrinya untuk mengenakan jilbab. Ini adalah bentuk pengajaran ketakwaan yang nyata yang bisa dilakukan setiap orangtua. Jilbab yang baik adalah jilbab yang sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan Allah SWT. Yaitu tidak memperlihatkan aurat tubuh.

Kami, JilbabAnak.com membantu para orangtua dalam menyediakan jilbab anak yang syar’i dan nyaman digunakan. Jilbab anak-anak dengan nuansa segar dan ceria menjadi salah satu keunggulan kami. Semoga dengan memakaikan jilbab sejak kecil, anak-anak akan terbiasa memakainya. Sehingga, ketika sudah dewasa kelak ia menjadi orang-orang sholeh seperti yang diharapkan semua orangtua. Aamiin.